Halo sobat otomotif!
Memasuki kabin mobil yang bersih dan rapi tentu memberikan kepuasan tersendiri bagi setiap pemilik kendaraan. Salah satu komponen kunci yang menjaga kebersihan sekaligus estetika interior adalah karpet mobil. Namun, dengan banyaknya pilihan di pasaran, mana yang paling pas untuk kebutuhan Anda?
Di sini kita akan membahas berbagai macam jenis karpet mobil dan keunggulannya. Jenis-jenis yang akan dibahas bervariasi mulai dari ukuran sampai bahan yang digunakan.
Ukuran Karpet Mobil
Ukuran karpet mobil dapat kita bagi menjadi dua tipe, karpet universal dan karpet custom. Karpet universal, seperti namanya bersifat universal dan dapat digunakan di hampir semua mobil. Karpet custom akan disesuaikan dengan layout per model mobil.
Karpet Universal
Karpet universal dibuat dengan kompatibilitas dengan sebanyak-banyaknya model mobil. Jadi biasanya karpet ini tidak akan menutup keseluruhan lantai mobil, tetapi akan bisa digunakan di sebagian besar model mobil. Karpet universal juga ada yang bisa di semi-custom, di mana ada bagian yang bisa digunting agar lebih cocok untuk model-model mobil tertentu.
Keunggulan:
- Dapat dipakai di sebagian besar model mobil
- Mudah dilepas pasang
- Tidak terlalu mahal
Karpet Custom
Karpet custom akan dibuat dengan model mobil spesifik. Untuk pembuatan, ukuran-ukuran untuk mobil tersebut perlu diukur terlebih dahulu. Karena sifatnya yang custom, biasa karpet seperti ini membutuhkan waktu untuk pembuatan sebelum bisa dikirim.
Keunggulan:
- Penampilan yang lebih clean
- Menutupi keseluruhan lantai mobil
- Biasa terbuat dengan bahan yang lebih premium
Bahan-Bahan Karpet Mobil
Karpet mobil juga bisa terbuat dari berbagai macam bahan. Bahan-bahan ini semua memiliki keunggulannya masing-masing.
Karet/Rubber
Bahan karet adalah salah satu bahan umum yang digunakan karpet-karpet universal. Bahan ini kuat dan murah. Tetapi, bahan ini memiliki beberapa kelemahan juga.
Kalau kalian pernah beli karpet dan ada bau-bau di dalam mobil, itu biasanya karena karpetnya dibuat dari bahan karet. Kelemahan lainnya adalah bahan karpet lama kelamaan bisa retak dan patah. Meskipun fleksibel, karet tidak akan tahan selama beberapa bahan lainnya. Salah satu alasannya ternyata berhubungan dengan
kenapa wiper lemah terhadap UV lho.
PVC
Bahan PVC mirip seperti bahan karet, tetapi tanpa baunya dan tahan lebih lama. Bahan ini tetap kuat, elastis, tahan air, dan tidak menjebak debu. Kelemahan utama bahan PVC dibanding karet adalah harga yang lebih tinggi.
PVC (Coil)
Meskipun di karpet coil (kadang juga disebut karpet cacing) juga menggunakan PVC, karena proses pembuatannya, PVC di karpet coil berbeda dengan PVC di karpet biasa.
Karpet coil PVC terbuat dari
monofilamen (masing-masing coil di karpetnya) sehingga bahan ini memiliki sangat banyak rongga angin. Dan karena bentuk bahannya, karpet PVC coil memerangkap debu dan membiarkan sebagian besar cairan lewat, berbeda dengan bahan PVC biasa. Akibatnya, karpet yang menggunakan bahan ini akan lebih sulit untuk dicuci.
Sebagai gantinya, karena struktur yang terbuat dari sebagian besar rongga angin, karpet ini sangat lembut ketika diinjak. Selain itu, penampilan dari karpet dari bahan ini akan membuat mobil terkesan lebih premium.
Karena kelemahannya yang membuat karpet ini lebih sulit dicuci, karpet ini biasa didouble dengan karpet lain di atasnya sehingga jumlah kotoran yang langsung ke karpet ini lebih sedikit.
Synthetic Leather
Bahan ini adalah salah satu bahan yang lebih premium. Bagian luar dari bahan ini adalah synthetic leather (biasa menggunakan Polyurethane) dan bagian dalamnya adalah foam.
Bahan ini memiliki water resistance, yang berarti air tidak akan langsung meresap. Tetapi, jahitan di bahan ini menjadi kelemahan untuk ketahanan terhadap air karena air bisa langsung meresap dari area tersebut.
Bahan ini juga tahan terhadap kotoran-kotoran dan tidak sulit untuk dibersihkan. Tetapi, tergantung kualitasnya, bahan ini tetap rentan terhadap kerusakan kosmetik pada bagian luarnya.