Category: Produk

  • Panduan Lengkap Memilih Cover Mobil: Dari Material 5 Lapis Hingga Fitur Anti-Baret

    Punya mobil impian memang bikin seneng, tapi tantangan sebenarnya adalah bagaimana cara merawatnya, terutama saat sedang diparkir. Banyak yang berpikir asal mobil sudah ditutup sarung, urusan beres. Padahal, asal pilih car cover malah bisa bikin barang yang kamu beli jadi tidak berfungsi sesuai ekspektasi. Bahkan, car cover yang dibeli mungkin tidak bisa dipakai di tempat yang Anda inginkan.

    Contohnya, ada mobil kalian yang harus diparkir di depan rumah, dan kalian mau pasang cover mobil. Tapi kalian pilih cover yang water repellent, tapi tidak waterproof. Jika ada hujan besar maka mobil kalian akan jadi basah, karena proteksi terhadap air untuk cover yang hanya water repellent terbatas.

    Itulah kenapa investasi waktu untuk mengenali material dan memilih car cover yang sesuai dengan lokasi parkirmu itu penting banget. Supaya kamu nggak salah beli dan berujung mubazir, yuk simak panduan lengkap memilih cover mobil yang pas untuk kendaraan kesayanganmu!

    Mengulik Lebih Dalam: Mengenal Berbagai Material Cover Mobil

    Ada banyak sekali bahan-bahan yang bisa digunakan car cover. Di bagian ini, kita akan belajar tentang jenis material yang sering dipakai car cover dan juga fungsi-fungsinya.
    • Polyurethane (PE)

      Ini adalah bahan polimer sintetis yang sangat sering diandalkan sebagai pelindung anti air dan anti panas.

      Fungsinya: Lapisan PE ini sangat pintar karena bisa mencegah air meresap, tapi tetap menjaga sirkulasi udara tetap optimal.
       
      Contoh Cover: Durable Guardian
    • Aluminium Film

      Material metalik reflektif yang biasa dipasang di lapisan paling luar dari sarung mobil atau motor.

      Fungsinya: Karena sifatnya yang reflektif (memantulkan), material ini sangat bagus dalam menahan panas matahari dan hujan.

      Contoh Cover: Durable Rubik
    • Non-Woven Fabric & PP Spunlace

      Kain yang dibuat tanpa proses tenun melainkan penyatuan serat (seperti bahan Polypropylene). Kain ini memiliki beberapa keunggulan dibanding kain yang ditenun. Saat proses pembuatan, tergantung prosesnya kain ini bisa dibuat menjadi lebih lebih tahan air dibanding menyerap air dan bisa dibuat lebih breathable sehingga meningkatkan sirkulasi udara. Fungsinya: Bahan non-woven fabric dapat dibuat tahan air dan juga breathable sekaligus. Tahan air sudah jelas bagus untuk suatu car cover, tetapi breathable juga penting. Kalau kalian pernah buka ruangan yang tidak pernah buka jendela, kalian pasti mencium bau yang apek. Itu yang akan terjadi jika car cover tidak breathable. Kita juga ada artikel yang lebih detil di sini. Contoh Cover: Durable Xtrem
    • Soft Cotton (Kapas Halus)

      Bahan kapas alami berwarna putih yang sangat lembut. Biasanya dipakai di lapisan paling dalam. Fungsinya: Ini adalah pahlawan anti-baret! Posisinya selalu di lapisan paling dalam karena teksturnya yang super lembut di bodi mobil. Fungsinya jelas, yaitu melindungi cat mobil dari goresan halus saat cover dipasang atau dilepas. Contoh Cover: Durable Rubik; Durable Guardian; Durable Xtrem.
    • Bahan Parasut dengan Double Coating

      Bahan parasut adalah bahan yang ringan, tetapi tidak waterproof. Bahan ini cukup kuat dan aman untuk mobil. Untuk Menambah ketahanan terhadap air, bahan ini biasa ditambah dengan clear coating yang water repellent.
      Fungsinya: Lapisan ganda ini melindungi mobil dari sinar UV dan hujan ringan.
       
      Contoh Cover: Durable Premium

    Perhatikan Jumlah dan Jenis Lapisan Material

    Setelah mempelajari tentang jenis-jenis bahan yang sering digunakan di car cover, sekarang kita perhatiin juga lapisan-lapisan dari car cover yang kita mau beli. Kita mau tahu cover yang kita mau beli ada berapa lapis, dan juga lapisan-lapisan di dalamnya.

    Pertama kita akan diskusiin jumlah lapisan dan apa artinya untuk cover tersebut secara umum:

    • 1 Lapis

      Cover ringan yang biasa terfokus untuk satu kegunaan. Biasanya cover ini sangat ringan dan fleksibel.

      Contoh dari cover 1 lapis adalah Durable Defender yang terfokus untuk memberikan perlindungan maksimal untuk koyakan dan kerusakan fisik, dan Durable Premium yang lebih terfokus untuk memberikan perlindungan terhadap air.

    • 3 Lapis

      Cover 2 lapis kita loncati karena sangat jarang ada. Untuk cover 3 lapis biasanya sudah menjadi sweet spot untuk sebagian besar orang antara fitur dan keringanan. 2 lapisan terluar bisa memberikan ketahanan air yang baik dan lapisan terdalam bisa terbuat dari katun sehingga sangat aman untuk langsung bersentuhan dengan mobil.

      Contoh dari cover 3 lapis adalah Durable Rubik dan Durable Guardian, di mana kedua cover tersebut memiliki Non-Woven Fabric dan Cotton di 2 lapisan terdalam. Hal yang membedakan mereka adalah di lapisan terluarnya.

    • 4+ Lapis

      Cover 4 lapis sudah masuk ke area cover yang memaksimalkan proteksi. Kelebihan sebagian besar cover 4 lapis dan ke atas adalah dengan lapisan ekstra tersebut cover-cover ini bisa memberikan proteksi ekstra terhadap panas juga di atas proteksi terhadap air. Tentu saja, cover yang memiliki 4 lapis ke atas akan semakin berat. Jadi untuk mobil-mobil yang akan disarung di dalam garasi, biasanya cover 3 lapis sudah cukup.

      Proteksi terhadap panas ini merupakan suatu hal yang besar jika mobil kalian akan diparkir tanpa atap atau carport karena panas matahari adalah salah satu faktor signifikan untuk keawetan cat mobil.

      Contoh cover yang memiliki 4 lapis adalah Cover Xtrem dan untuk 5 lapis contohnya adalah Cover Xtrem Elite.

    Selain jumlah lapisan, kita juga harus memperhatikan layer-layer di dalamnya. Sebagai contoh, Cover Xtrem Elite kami terdiri dari 5 lapisan:

    – Non-Woven Fabric
    – Polyurethane (PE)
    – Non-Woven Fabric
    – Polyurethane (PE)
    – Cotton

    Lapisan non-woven fabric paling luar dibuat sangat waterproof. Lapisan PE di bawahnya membantu untuk menangkal air, tetapi juga berkontribusi signifikan untuk ketahanan terhadap panas. Non-woven fabric kedua dibuat tetap tahan air, tetapi lebih breathable dari lapisan paling luar, lalu lapisan di bawahnya ada PE lagi yang sama seperti PE sebelumnya. Di lapisan terdalam ada katun yang membuat cover ini ekstra aman untuk cat mobil kalian.

     

    Pilih Ketahanan Sesuai Kebutuhan

    Di seksi-seksi sebelumnya kita sudah pernah menyebutkan tentang ketahanan terhadap air, panas, dan juga kekuatan covernya sendiri. Di bagian ini, kita akan membahas tentang rekomendasi kami tentang ketahanan apa saja yang kalian butuhkan.

    Untuk Pemakaian Indoor

    Untuk pemakaian indoor (seperti di dalam garasi atau di bawah carport yang luas), cover 1 lapis seperti Durable Premium atau Durable Defender biasa sudah cukup karena hujan dan panas sudah ditangkis oleh dinding dan atap. Proteksi yang diperlukan adalah untuk berjaga-jaga terhadap baret dari barang di sekitar mobil, proteksi air jika ada atap yang bocor, dan proteksi terhadap cakaran hewan. Karena itu cover 1 lapis saja sudah cukup.

    Untuk Pemakaian Semi-Indoor

    Untuk pemakaian di carport yang agak pas-pasan, proteksi terhadap air lebih dibutuhkan karena hujan tidak akan turun hanya lurus ke bawah. Selain itu, akan ada percikan air juga dari lingkungan sekitar. Lebih lagi, mobil bisa terjemur matahari. Oleh karena itu, kami rekomendasikan cover yang 3 lapis seperti Durable Rubik untuk kondisi seperti ini.

    Jika kalian ingin proteksi ekstra terhadap panas, cover 4 lapis atau 5 lapis seperti Durable Xtrem Elite juga bagus.

    Untuk Pemakaian Full Outdoor

    Untuk full outdoor, mobil akan menerima 100% dari air hujan yang akan turun dan juga akan terjemur jauh lebih lama dibandingkan jika tertutup di carport yang pas-pasan atau sebagian mobil tertutup carport. Oleh karena itu, kami paling merekomendasikan cover yang 4 atau 5 lapis seperti Durable Xtrem Elite.

    Tetapi, kalian juga masih bisa menggunakan cover 3 lapis untuk kondisi seperti ini. Meskipun cover 3 lapis tidak setahan panas seperti cover 5 lapis, biasanya hujan tetap tidak akan masuk, dan sebagian panas tetap tertangkis. Terutama jika lapisan terluar yang digunakan adalah Alumunium Foil seperti di Durable Rubik.

  • Mengenal Ultrasonic Processing: Inovasi Durable Guardian untuk Perlindungan Outdoor Maksimal

    Mengenal Ultrasonic Processing: Inovasi Durable Guardian untuk Perlindungan Outdoor Maksimal

    Memiliki mobil yang selalu terlihat bersih dan mengkilap adalah dambaan setiap pemilik kendaraan. Namun, tantangan cuaca ekstrem di Indonesia—mulai dari panas terik hingga hujan deras, mereka seringkali membuat cat mobil cepat kusam atau muncul jamur karena kelembapan. Banyak yang sudah mencoba berbagai cara proteksi, namun sering kali masalah klasik muncul: penutup mobil yang justru membuat area dalam menjadi lembap dan “gerah”.

    Di sinilah Durable Guardian hadir membawa perubahan melalui teknologi yang disebut Ultrasonic Processing Technology. Tapi, apa sebenarnya keunggulan teknologi ini untuk mobil kesayangan Anda?

    Inovasi Ultrasonic Processing: Rahasia Kekuatan Waterproof Durable Guardian

    Salah satu kunci kekuatan Durable Guardian terletak pada lapisan Polyurethane yang diproses menggunakan teknologi ultrasonik. Berbeda dengan teknik penyambungan kain biasa, teknologi ini memungkinkan material pelindung menyatu dengan lebih sempurna dan rapat tanpa meninggalkan lubang-lubang kecil bekas jahitan yang beresiko menjadi jalur rembesan air.

    Hasilnya adalah perlindungan Outdoor-Ready Waterproofing yang sangat mumpuni. Saat hujan turun, air akan tertahan di permukaan luar (efek daun talas) dan tidak mudah meresap masuk ke dalam bodi mobil.

    Anti-Lembap dengan Sirkulasi Udara Optimal

    Masalah utama dari banyak cover mobil waterproof di pasaran adalah bahannya yang terlalu kedap, sehingga uap panas dari mesin atau tanah terjebak di dalam. Hal inilah yang memicu tumbuhnya jamur pada cat mobil.

    Inovasi pada Durable Guardian menjawab tantangan tersebut:

    • Breathable Material: Meskipun mampu menahan air dari luar, lapisan Polyurethane dengan Ultrasonic Tech ini tetap menjaga sirkulasi udara dengan baik.

    • Menjaga Interior Kering: Udara tetap bisa “bernapas” melalui pori-pori mikro materialnya, sehingga suhu di bawah cover tetap stabil dan interior mobil bebas dari bau lembap.

    • Aman untuk Segala Warna: Karena sirkulasi udaranya terjaga, produk ini bahkan sangat aman digunakan untuk mobil berwarna putih karena tidak meninggalkan noda akibat penguapan yang tertahan.

    Perlindungan Ekstra yang Tangguh

    Selain teknologi ultrasoniknya, Durable Guardian didesain dengan teknik jahitan ganda “susun genteng” untuk memastikan daya tahan maksimal terhadap terpaan cuaca. Jadi, Anda tidak perlu khawatir cover akan robek atau rusak meski terpapar panas dan hujan setiap hari.

    Untuk menjaga ketenangan hati Anda, cover ini juga dilengkapi dengan “Secure Fit System” berupa karet keliling dan pengikat di keempat roda, sehingga tetap kokoh di tempatnya meski diterpa angin kencang.

    Kesimpulan

    Investasi pada perlindungan mobil bukan hanya soal menutupinya dari debu, tapi bagaimana menjaga kualitas cat dan kenyamanan interior dalam jangka panjang. Dengan teknologi Ultrasonic Processing pada Durable Guardian, Anda mendapatkan perisai yang tidak hanya kuat menghalau air, tetapi juga cerdas dalam menjaga sirkulasi udara.

    PRODUK

  • Bahan Waterproof vs. Water Repellent: Mana yang Lebih Aman untuk Mobil Kalian?

    Bahan Waterproof vs. Water Repellent: Mana yang Lebih Aman untuk Mobil Kalian?

    Pernahkah kalian bingung saat memilih car cover dan melihat istilah “Waterproof” serta “Water Repellent”? Sekilas memang terdengar mirip, tapi sebenarnya keduanya punya cara kerja yang berbeda dalam melindungi mobil kesayangan kalian agar tetap glowing di tahun 2026 ini.

    Durable Guardian Car Cover with Water Droplets

    Water Repellent — Pembuat Efek Daun Talas

    Istilah water repellent biasanya merujuk pada material yang memiliki lapisan tambahan agar air tidak mudah menempel. Bayangkan seperti air yang jatuh di atas daun talas; air akan langsung membentuk butiran bulat dan meluncur jatuh seketika. Salah satu produk kami, Car Cover Durable Premium, menggunakan teknologi ini dengan double coating luar dan dalam agar mobil tetap kering dari cipratan air atau embun.

    Namun, penting untuk dipahami bahwa water repellent tidak berarti 100% anti air dalam segala kondisi. Ada beberapa situasi yang membuat air tetap bisa menembus:

    • Volume Air yang Tinggi: Saat hujan deras, meskipun banyak air yang meluncur jatuh, volume air yang terus-menerus menempel di permukaan lama-kelamaan akan menjenuhkan bahan.

    • Tekanan Air yang Kuat: Tekanan dari air hujan yang sangat deras atau angin kencang dapat memaksa molekul air masuk melalui pori-pori kecil pada bahan yang sebenarnya didesain agar tetap breathable.

    • Sifat Bahan: Karena material ini seringkali dibuat agar ringan dan praktis (lightweight and tough), ada kompromi pada kerapatan pori-porinya dibandingkan tipe yang jauh lebih tebal.

    Apakah ini berarti bahan water repellent tidak bagus? Tidak. Bahan water repellent juga memiliki kegunaannya sendiri. Misalnya, untuk penggunaan indoor atau di bawah carport. Mobil kalian akan terlindungi dari debu, dan karena sebagian besar air akan mengenai carport, volume air yang terkena car cover tidak akan begitu besar. Selain itu, bahan water repellent biasanya juga akan lebih tipis dan ringan, sehingga menjadi mudah dibongkar pasang. Selain itu, bahan yang water repellent dan tidak waterproof biasanya akan lebih murah. Jadi, pilih jenis car cover yang kalian perlukan dengan bijak ya.

    Waterproof — Water Repellent++

    Setelah membaca tentang water repellent, beberapa dari kalian mungkin bertanya “apakah berarti waterproof tidak water repellent?” jawabannya adalah: Tidak. Waterproof juga sudah include water repellent. Bedanya, bahan yang waterproof juga memiliki bahan yang akan menahan air sehingga tidak akan masuk meskipun dalam volume yang lebih banyak ataupun di tekanan yang lebih tinggi. Jadi bahan yang waterproof bisa dibilang adalah water repellent++.

    Berikut adalah beberapa kelebihan bahan waterproof:

    • Lapisan Penahan Air: Bahan-bahan waterproof akan memiliki lapisan yang benar-benar menahan air. Lapisan seperti polyurethane (PE) dan/atau film aluminium biasanya digunakan.
    • Ketahanan Terhadap Tekanan: Bahan-bahan yang digunakan bisa menahan air yang jatuh dalam kecepatan yang tinggi sehingga dalam tekanan tinggi, air tidak langsung masuk.
    • Saturation Point Tinggi: Bahan-bahan waterproof bisa menampung jauh lebih banyak air dibanding bahan water repellent sebelum volume air lebih tinggi dari yang bisa ditangani, sehingga air tembus.

    Pertanyaannya sekarang adalah: “Apakah masih bisa air menembusi bahan waterproof?” Jawabannya adalah “ya”. Weak Point dari bahan-bahan waterproof biasanya adalah di jahitan. Sekuat apapun bahannya, jahitan yang terbuat dari benang masih bisa ditembus air. Karena itu, car cover seperti Durable Xtrem menutupi jahitan dengan bahan yang waterproof juga sehingga air tidak akan masuk dari jahitan.

    Kesimpulan: Mana yang Harus Kalian Pilih?

    Memilih antara pelindung mobil yang waterproof atau water repellent pada akhirnya kembali kepada kebutuhan dan kondisi parkir mobil kalian masing-masing. Jika kalian lebih sering memarkir mobil di dalam ruangan (indoor) atau di bawah kanopi yang teduh, bahan water repellent seperti car cover Durable Premium sudah cukup. Jika kalian mau lebih aman tetapi masih menginginkan cover yang ringan tapi waterproof, car cover seperti Durable Guardian dan Durable Rubik memenuhi kriteria tersebut.

    Tetapi, jika kalian memarkir mobil Anda di luar, atau kalian ingin proteksi maksimal, maka Durable Xtrem (sekarang juga tersedia dalam bahan 5 lapis!) adalah pilihan yang bagus.

    PRODUK