Key Takeaway
- Fitur Autosteer Tesla dirubah dari fitur basic menjadi subscription sebesar 99 USD per bulan
- Brand mobil lain seperti BMW dan Volkswagen juga memiliki fitur yang dikunci di balik bayaran berkala.
- Bukan hanya fitur luxury seperti autosteer Tesla, tetapi hal seperti kapabilitas mesin juga dikunci di balik software dan memerlukan bayaran bulanan.
*Referensi ada di akhir artikel
Dunia otomotif sedang mengalami pergeseran besar di awal tahun 2026 ini. Jika dulu kita membeli mobil dan mendapatkan semua fiturnya secara utuh, sekarang trennya berubah menjadi Software-defined Vehicle (SDV), di mana kapabilitas dan fitur-fitur mobil kita bisa dikunci begitu saja di balik satu software update. Kabar terbaru yang cukup menggemparkan adalah langkah Tesla yang resmi menghentikan fitur Basic Autopilot sebagai standar gratis pada unit baru Model 3 dan Model Y di Amerika Utara per Januari 2026. [1][2]
Sekarang, fitur seperti lane-keeping (Autosteer) dikunci di balik biaya langganan Full Self-Driving (FSD) sebesar 99 USD atau sekitar Rp1,6 juta per bulan. Tanpa langganan ini, mobil Tesla hanya akan memiliki Traffic-Aware Cruise Control (TACC) biasa. [1][2]
Apakah Brand Lain Ikut-ikutan?
Ternyata Tesla tidak sendirian sebagai pembuat mobil yang mengunci beberapa fitur mobilnya di balik subscription. Beberapa merek mobil lain seperti BMW dan Volkswagen juga mengunci fitur di balik pembayaran berkala.
BMW: BMW pernah mengunci fitur seperti penghangat kursi, Auto High Beam, dan penghangat stir mobil di balik bayaran bulanan. Untungnya, fitur penghangat kursi banyak diprotes dan akhirnya BMW mengembalikan fitur itu sebagai fitur basic lagi [3].
Volkswagen: Mobil Volkswagen ID.3 di Eropa memiliki mesin yang tidak bisa mengeluarkan kemampuan penuh karena 20 HP (horsepower) dikunci di balik subscription. Jadi meskipun mesinnya bisa mengeluarkan tenaga yang seharusnya lebih tinggi, kapabilitas mesinnya dikunci dan pelanggan harus membayar secara berkala untuk mendapatkan fitur penuhnya. [4][5]
Bukan Cuma Soal Biaya, Ada Risiko Teknis yang Mengintai
Selain masalah pembayaran, ada masalah-masalah lain yang bisa terjadi tanpa disengaja oleh semua pihak. Karena banyak mobil baru yang bisa dikontrol dan dikunci secara remote menggunakan software, mudah terjadi di mana mobil tidak bisa dipakai karena software yang bermasalah.
Berikut ada beberapa kasus di mana mobil tidak bisa dipakai akibat software:
- Jeep Wrangler 4xe: Ada sekitar 24.000 unit yang harus ditarik kembali (recall) karena update software yang gagal [6]. Penting diingat bahwa Jeep Wrangler 4xe direcall lagi untuk masalah baterai, dan kasus ini tidak terkait recall untuk software update yang gagal. [7]
- Tesla Cybertruck: Update FSD 13.2.2 membuat beberapa unit Tesla Cybertruck tidak bisa digunakan. Lebih lagi, jika hal ini terjadi ketika mobil sedang tercolok ke charger, charger tidak bisa dicabut tanpa alat khusus sehingga membuat proses penderekan lebih sulit. [8]
Credit: Cybertact – Cybertruckownersclub.com
Era Baru Mobil Listrik: Apa yang Harus Kita Siapkan?
Lumayan mengerikan ternyata ya untuk melihat bagaimana industri otomotif bertransformasi begitu cepat. Dari fitur yang dulunya kita anggap sebagai standar kini menjadi layanan berbayar, hingga risiko teknis seperti kegagalan update software yang bisa membuat mobil mati total, semuanya menunjukkan bahwa memiliki kendaraan modern butuh perhatian ekstra. Bukan lagi sekadar urusan mesin dan bahan bakar, tapi juga soal konektivitas dan pemeliharaan sistem digital yang mumpuni. Pada akhirnya, sebagai pemilik kendaraan, kita dituntut untuk lebih teliti dan proaktif dalam memantau setiap perubahan kebijakan pabrikan maupun jadwal pembaruan sistem agar mobil kesayangan tetap bisa diandalkan untuk mobilitas sehari-hari.
Melihat tren fitur langganan dan tantangan teknologi yang ada, bagaimana menurut kalian? Apakah kalian tetap tertarik untuk beralih ke mobil listrik (EV) tahun ini, atau justru fenomena “fitur berbayar” ini membuat kalian jadi berpikir dua kali? Baik kalian tertarik membeli EV atau tetap memakai mobil bensin, ingat saja bahwa Durable akan tetap terus menyediakan aksesoris untuk mobil kalian.
Referensi
- https://www.sahmcapital.com/news/content/update-1-tesla-drops-autopilot-in-pivot-to-fsd-subscription-model-in-us-canada-2026-01-23
- https://electrek.co/2026/01/23/tesla-cuts-standard-autopilot-paywalls-basic-safety-feature-behind-fsd-subscription/
- https://www.edmunds.com/car-news/bmw-relents-on-heated-seat-subscription.html
- https://fortune.com/2025/08/19/volkswagen-horsepower-subscription-economy-cost-features/
- https://www.carscoops.com/2025/08/car-subscription-fee-unlocks-hidden-power/
- https://finance.yahoo.com/news/fca-us-recalls-over-24-111300172.html
- https://www.msn.com/en-us/autos/news/1-1b-recall-rocks-jeep-320-000-owners-told-to-park-outside-stop-charging/ar-AA1QdmbJ
- https://www.cybertruckownersclub.com/forum/threads/my-cybertruck-was-bricked-after-fsd-13-2-2.33145/